Bawaslu Batam Susun Rencana Kerja dan Anggaran 2027 di Tengah Keterbatasan Fiskal
|
Batam - Bawaslu Batam mulai menyiapkan langkah kerja menghadapi tahun anggaran 2027. Penyusunan rencana kerja dan anggaran dilakukan dengan menempatkan kebutuhan prioritas sebagai pijakan utama, terutama di tengah keterbatasan anggaran yang dihadapi lembaga pascapelaksanaan Pemilu dan Pilkada.
Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Batam, Antonius Itoloha Gaho, saat membuka kegiatan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Bawaslu Kota Batam, di Kantor Bawaslu Kota Batam, Rabu (19/8/2026).
Antonius menekankan, penyusunan anggaran tidak sekadar menyusun angka dalam lembar kerja. Lebih dari itu, anggaran harus diterjemahkan menjadi rencana yang mampu menopang pelaksanaan tugas pengawasan secara efektif dan maksimal.
“Bagaimana kemudian kita bisa mengelola anggaran dan menyesuaikannya dengan rencana-rencana kerja yang lebih prioritas, sehingga bisa lebih maksimal dan menunjang tugas pengawasan kita,” ujar Antonius.
Menurutnya, kondisi anggaran Bawaslu setelah pelaksanaan Pemilu dan Pilkada mengalami penyesuaian yang cukup signifikan. Karena itu, jajaran Bawaslu Kota Batam dituntut mampu menyusun skala prioritas dengan cermat agar keterbatasan anggaran tidak mengurangi kualitas pelaksanaan tugas kelembagaan.
Ia berharap jajaran sekretariat, khususnya unsur yang membidangi perencanaan, dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperkuat kapasitas dan memahami bagaimana menyusun rencana kerja yang selaras dengan kemampuan anggaran.
“Dengan anggaran yang sangat minim, kita harus tetap maksimal dalam melaksanakan fungsi kita di lembaga Bawaslu Kota Batam,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Antonius juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran sekretariat yang telah mempersiapkan kegiatan. Ia turut mengapresiasi kehadiran narasumber dari Pemerintah Kota Batam yang hadir secara langsung di tengah kondisi efisiensi anggaran.
Menurut Antonius, kehadiran narasumber menjadi kesempatan bagi jajaran Bawaslu Kota Batam untuk memperoleh wawasan baru mengenai penyusunan rencana kerja dan anggaran yang efektif, efisien, serta sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Pemerintah Kota Batam dan Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau, serta diikuti seluruh jajaran sekretariat Bawaslu Kota Batam.
Di tengah angka-angka yang harus dihitung dan prioritas yang harus dipilih, pesan Antonius sederhana: keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bekerja. Justru dari ruang yang sempit, perencanaan yang cermat dibutuhkan agar setiap sumber daya dapat bergerak menuju tujuan yang paling penting, memperkuat kerja pengawasan dan menjaga kepercayaan publik.
Penulis dan foto: Budiyanto