Lompat ke isi utama

Berita

Pasca Lebaran, Ketua Bawaslu Kota Batam Tekankan Disiplin dan Kolaborasi Pengawasan Non-Tahapan

Ketua Bawaslu Kota Batam, Antonius Itoloha Gaho, memimpin apel perdana pasca libur Idulfitri 1447 H di Kantor Bawaslu Kota Batam, Senin (30/3/2026). Apel diikuti jajaran sekretariat sebagai momentum memperkuat semangat kebersamaan, kedisiplinan, serta konsolidasi pelaksanaan program pengawasan non-tahapan, termasuk Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dan kegiatan divisi lainnya.

Ketua Bawaslu Kota Batam, Antonius Itoloha Gaho, memimpin apel perdana pasca libur Idulfitri 1447 H di Kantor Bawaslu Kota Batam, Senin (30/3/2026). Apel diikuti jajaran sekretariat sebagai momentum memperkuat semangat kebersamaan, kedisiplinan, serta konsolidasi pelaksanaan program pengawasan non-tahapan, termasuk Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dan kegiatan divisi lainnya.

Pada pagi yang masih menyisakan gema takbir, halaman kantor Bawaslu Kota Batam dipenuhi wajah-wajah yang kembali dari jeda panjang Ramadan dan Idulfitri. Senin, 30 Maret 2026, apel perdana pascalebaran digelar dengan nuansa yang hangat, namun tetap menyimpan kesadaran akan tugas yang menunggu. Ketua Bawaslu Kota Batam, Antonius Itoloha Gaho, berdiri sebagai pembina apel, memulai sambutannya dengan pengamatan sederhana yang justru terasa akrab: ia melihat wajah-wajah yang tampak lebih berisi, seolah menandakan bahwa kebersamaan dan rasa syukur selama Ramadan benar-benar dirayakan dengan penuh kehangatan.

Di momen yang masih terasa fitri, Antonius mengajak seluruh jajaran untuk meneguhkan kembali rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas penyertaan yang dirasakan dalam beberapa bulan terakhir. Ia juga menyampaikan permohonan maaf, baik secara pribadi maupun kelembagaan, seraya mengajak seluruh pegawai untuk meninggalkan segala miskomunikasi yang mungkin terjadi sebelumnya. Baginya, Idulfitri bukan sekadar tradisi saling memaafkan, tetapi juga kesempatan untuk memulai lembaran baru dengan semangat yang lebih jernih dan hati yang lebih lapang.

Namun suasana reflektif itu segera berkelindan dengan kesadaran akan tanggung jawab yang tidak pernah benar-benar berhenti. Antonius mengingatkan bahwa pada masa non-tahapan pun, kerja pengawasan tetap berjalan. Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), pemutakhiran data partai politik, serta berbagai program kerja di tiap divisi menjadi bagian dari ritme yang harus dijaga. Ia menekankan pentingnya kerja kolektif, terutama bagi tim fasilitasi yang telah ditetapkan melalui surat keputusan lembaga. Baginya, tugas pengawasan bukan milik satu divisi semata, melainkan kerja bersama yang membutuhkan koordinasi, ketelitian, dan kesediaan untuk saling menopang.

Dalam pesannya, Antonius juga menyinggung pentingnya disiplin sebagai fondasi kerja lembaga. Ia mengingatkan bahwa kehadiran tepat waktu, kesediaan untuk terus belajar, serta memanfaatkan waktu luang untuk merefleksikan regulasi maupun pengalaman kerja sebelumnya merupakan bagian dari profesionalitas yang harus terus dirawat. Bahkan ketika ritme kerja terasa lebih lengang, ia mendorong seluruh jajaran untuk tetap menjaga fokus, memperkaya pemahaman, dan memperkuat kapasitas diri sebagai pengawas pemilu.

Apel perdana pascalebaran ini dihadiri oleh seluruh jajaran sekretariat, mulai dari Kepala Sekretariat, para kepala subbagian, pelaksana tugas kasubbag, hingga staf di lingkungan Bawaslu Kota Batam. Dalam suasana yang masih diselimuti semangat kebersamaan Idulfitri dan harapan menyambut Paskah bagi yang merayakan, pesan yang disampaikan terasa sederhana namun mengendap: kerja pengawasan adalah perjalanan panjang yang menuntut ketekunan, sementara kebersamaan menjadi energi yang menjaga langkah tetap searah.

Penulis, foto dan editor: Budiyanto