Lompat ke isi utama

Berita

"Saya Didatangi Petugas Bawaslu di Rumah!" Kisah Dibalik Uji Petik PDPB yang Jarang Diungkap ke Publik

Koordinator divisi Penyelesaian sengketa Bawaslu Kota Batam, Jazuli bersama sekretariat saat melakukan uji petik PDPB TW II

Koordinator divisi Penyelesaian sengketa Bawaslu Kota Batam, Jazuli bersama sekretariat saat melakukan uji petik PDPB TW II

Batam - Ibu Maria, seorang warga kelurahan Belian di Kecamatan Batam Kota, terkejut saat pintu rumahnya diketuk oleh dua petugas berrompi resmi Bawaslu pada suatu pagi. Tanpa ada suasana kampanye atau Pemilu yang dekat, petugas tersebut secara ramah meminta izin mencocokkan dokumen KTP-el dan Kartu Keluarga miliknya dengan draf lembaran data kependudukan. Pengalaman langsung Ibu Maria ini adalah bagian dari kerja sunyi Bawaslu yang dinamakan Uji Petik Pengawasan PDPB.

Berdasarkan Peraturan Bawaslu Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), Bawaslu di seluruh Indonesia diwajibkan menyisir akurasi data pemilih secara terus-menerus. Pengawas tidak pasif menerima laporan dari KPU, melainkan menyambangi langsung sampel rumah-rumah warga (sampling field check) untuk memverifikasi fakta lapangan secara riil.

Fokus utama Uji Petik ini adalah mendeteksi keberadaan warga yang sudah meninggal dunia namun belum diterbitkan surat kematiannya, mendata alih status warga sipil menjadi prajurit TNI/Polri, serta memverifikasi pemilih pemula dan warga yang baru pindah domisili. Hasil analisis dari Uji Petik diolah menjadi Saran Perbaikan resmi Bawaslu kepada KPU agar daftar pemilih diperbaiki secara berkala sebelum DPT final ditetapkan.

Pengawasan data pemilih yang presisi hingga ke pintu rumah warga adalah jaminan utama perlindungan hak konstitusional. Satu nama ghaib yang berhasil dicoret dari DPT menutup satu potensi penyalahgunaan surat suara di TPS kelak. Jika rumah Anda mendapat giliran disambangi petugas Uji Petik Bawaslu, sambutlah dengan hangat, karena Anda sedang diajak berpartisipasi menjaga kesucian DPT bangsa kita.

Penulis dan editor: Budiyanto

Foto: Dokumentasi Bawaslu Kota Batam