Lompat ke isi utama

Berita

Bangun Nilai Diri, Jazuli Ajak Jajaran Bawaslu Batam Terus Bertumbuh

Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Batam, Jazuli, menyampaikan amanat pada apel pagi di lingkungan Bawaslu Kota Batam. Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga kesehatan, memperkuat integritas, meningkatkan kapasitas diri melalui pembelajaran, serta menanamkan nilai-nilai pengabdian dalam setiap pelaksanaan tugas.

Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Batam, Jazuli, menyampaikan amanat pada apel pagi di lingkungan Bawaslu Kota Batam. Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga kesehatan, memperkuat integritas, meningkatkan kapasitas diri melalui pembelajaran, serta menanamkan nilai-nilai pengabdian dalam setiap pelaksanaan tugas.

Batam - Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Batam, Jazuli, mengajak seluruh jajaran sekretariat untuk terus menjaga kesehatan, membangun integritas, serta meningkatkan nilai diri sebagai bekal dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu. Pesan tersebut disampaikannya saat menjadi pembina apel pagi di lingkungan Bawaslu Kota Batam, Senin (27/7/2026), di lapangan parkir Kantor Bawaslu Kota Batam.

Mengawali amanatnya, Jazuli mengingatkan bahwa kesehatan merupakan nikmat yang menjadi fondasi utama dalam menjalankan setiap aktivitas. Menurutnya, pengabdian kepada lembaga hanya dapat dilakukan secara optimal apabila diawali dengan kondisi fisik dan mental yang sehat.

"Kesehatan adalah nikmat yang harus dijaga. Pikiran yang tenang akan melahirkan langkah yang baik, sementara pikiran yang penuh beban dapat memengaruhi cara kita bekerja maupun mengambil keputusan," ujarnya.

Ia kemudian mengajak seluruh pegawai untuk tidak hanya mengejar rutinitas pekerjaan, tetapi juga berupaya meningkatkan value atau nilai diri. Dengan mengibaratkan segelas teh manis dan segelas madu, Jazuli menjelaskan bahwa seseorang yang memiliki nilai akan tetap dihargai meski menghadapi persoalan, sebagaimana madu yang tetap bernilai meski hanya lalatnya yang dibuang.

"Yang paling penting adalah bagaimana kita menjadi pribadi yang memiliki nilai. Nilai itulah yang akan membuat kita dihargai, baik di hadapan diri sendiri, rekan kerja, maupun lembaga. Ilmu, kemampuan, dan karakter adalah investasi yang tidak akan pernah sia-sia," katanya.

Menurut Jazuli, peningkatan kapasitas tidak cukup hanya dengan mengumpulkan sertifikat pelatihan, tetapi harus diwujudkan melalui penerapan ilmu dalam pekerjaan sehari-hari. Semakin tinggi pengetahuan seseorang, semakin besar pula kemampuannya untuk menghargai orang lain dan bekerja secara profesional.

Di hadapan peserta apel, ia juga mengingatkan tiga investasi kehidupan yang nilainya akan terus bertumbuh, yakni menuntut ilmu, berbakti kepada orang tua, dan memperbanyak amal kebaikan. Ketiga hal tersebut, menurutnya, akan membentuk pribadi yang bijaksana sekaligus memperkuat karakter seorang aparatur.

Lebih lanjut, Jazuli menegaskan bahwa integritas bukanlah sesuatu yang dibangun dalam waktu singkat. Integritas tumbuh dari kebiasaan menjaga kejujuran, profesionalisme, dan pelayanan yang baik dalam setiap tugas yang dijalankan.

"Integritas dibangun sejak hal-hal kecil. Ketika kita bekerja dengan niat yang baik, menjaga kejujuran, dan memberikan pelayanan terbaik, maka kepercayaan masyarakat terhadap lembaga akan tumbuh bersama langkah kita," tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Jazuli juga menyambut pegawai baru yang bergabung di lingkungan Bawaslu Kota Batam. Ia berharap seluruh jajaran dapat saling menyesuaikan diri, menjaga kekompakan, serta memperkuat budaya kerja yang kolaboratif demi membangun kepercayaan publik terhadap Bawaslu.

Apel pagi tersebut turut dihadiri Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Batam Esther Irianti Lombogia beserta seluruh jajaran sekretariat Bawaslu Kota Batam. Kegiatan berlangsung khidmat dan menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian, disiplin, serta kebersamaan dalam menjalankan tugas pengawasan menuju penyelenggaraan pemilu yang berintegritas.

Penulis, foto dan editor: Budiyanto