Bawaslu Goes to School di SMAN 8 Batam, Tanamkan Kesadaran Demokrasi Sejak Bangku Sekolah
|
Batam - Pendidikan demokrasi tidak selalu lahir dari ruang sidang atau panggung kampanye. Kadang ia tumbuh dari ruang-ruang kelas, ketika generasi muda mulai memahami bahwa suaranya memiliki arti dan pengawasannya memiliki nilai.
Usai melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan SMA Negeri 8 Batam, Bawaslu Kota Batam melanjutkan kegiatan dengan menggelar sosialisasi kepemiluan melalui program Bawaslu Goes to School, Selasa (2/6/2026), di lingkungan SMA Negeri 8 Batam.
Kegiatan ini dilaksanakan di empat ruang kelas dan diikuti oleh siswa kelas XI yang pada tahun ajaran mendatang akan memasuki kelas XII. Para peserta merupakan calon pemilih pemula yang dipersiapkan untuk memahami proses demokrasi, kepemiluan, serta pentingnya pengawasan partisipatif sejak dini.
Ketua dan seluruh Anggota Bawaslu Kota Batam hadir secara langsung di masing-masing kelas untuk menyampaikan materi kepemiluan. Materi yang diberikan mencakup pengenalan demokrasi, tahapan pemilu, hak dan kewajiban pemilih pemula, pengawasan partisipatif, hingga peran generasi muda dalam menjaga integritas pemilu.
Di hadapan para siswa, Bawaslu Kota Batam menegaskan bahwa pemilu bukan sekadar proses memilih pemimpin, melainkan sarana menentukan arah masa depan bangsa. Karena itu, generasi muda perlu memahami proses demokrasi secara utuh agar tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga menjadi warga negara yang kritis dan bertanggung jawab.
Suasana sosialisasi berlangsung hidup. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan seputar pemilu, pelanggaran pemilu, peran Bawaslu, hingga tantangan demokrasi di era digital. Diskusi yang terbangun menunjukkan tingginya rasa ingin tahu para pelajar terhadap proses demokrasi yang akan mereka hadapi sebagai pemilih pemula pada pemilu mendatang.
Selain menyampaikan materi kepemiluan, Bawaslu Kota Batam juga memperkenalkan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Bawaslu sebagai sarana yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengakses berbagai regulasi, produk hukum, serta informasi kepemiluan secara mudah dan terbuka.
Melalui program Bawaslu Goes to School, Bawaslu Kota Batam berharap kesadaran demokrasi dapat tumbuh sejak bangku sekolah. Sebab demokrasi yang kuat tidak lahir secara tiba-tiba, melainkan dibangun dari pengetahuan, kepedulian, dan keberanian generasi muda untuk ikut menjaga prosesnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme hingga akhir sesi. Melalui pertemuan tersebut, Bawaslu Kota Batam tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga menanamkan pesan bahwa demokrasi adalah tanggung jawab bersama yang harus dirawat oleh setiap warga negara, termasuk para pelajar yang kelak akan menjadi pemilih masa depan.
Penulis, foto dan editor: Budiyanto