Lompat ke isi utama

Berita

Dorong Kepatuhan Data Partai, Bawaslu Batam Gelar Silaturahmi dengan Demokrat

Bawaslu Kota Batam melaksanakan silaturahmi dan koordinasi dengan DPC Partai Demokrat Kota Batam dalam rangka penguatan sinergi kelembagaan, pembahasan Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan (PDPB), serta sosialisasi JDIH, Jumat (24/4/2026).

Bawaslu Kota Batam melaksanakan silaturahmi dan koordinasi dengan DPC Partai Demokrat Kota Batam dalam rangka penguatan sinergi kelembagaan, pembahasan Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan (PDPB), serta sosialisasi JDIH, Jumat (24/4/2026).

Batam - Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Batam melaksanakan kegiatan silaturahmi dan koordinasi dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Batam pada Jumat, 24 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi kelembagaan sekaligus membahas Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan (PDPB) serta sosialisasi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH).

Kunjungan yang dilakukan oleh jajaran Bawaslu Kota Batam tersebut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kota Batam, Antonius Itoloha Gaho, didampingi Anggota Bawaslu (Jazuli, Zainal, dan Ully Yushariyen Damanik, Syailendra Reza Irwansyah Rezeki), Kepala Sekretariat Esther Irianti Lombogian, Plt. Kasubbag Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa, dan Hukum, Sahat F Rivai Lumban Toruan, serta Jajaran staf Sekretariat.

Kegiatan dihadiri oleh jajaran pengurus Partai Demokrat Kota Batam, di antaranya Ketua DPC Batam Sahat Parulian Tambunan, Ketua Direktur Eksekutif Usman Jamil, para ketua bidang dan kepala badan Partai Demokrat Kota Batam, Ketua DPC Batam Sahat Parulian Tambunan menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bawaslu Kota Batam serta menyatakan kesiapan partai dalam menyiapkan dan melengkapi administrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah agenda utama, di antaranya silaturahmi kelembagaan dan pelaksanaan PDPB. DPC Partai Demokrat Kota Batam juga memaparkan berbagai data internal partai, meliputi perolehan suara pada Pemilu Legislatif 2024, sebaran anggota berdasarkan wilayah kecamatan, struktur kepengurusan, jumlah pengurus berdasarkan jenis kelamin, tingkat pendidikan, usia, komposisi agama, suku, serta sistem informasi pendukung PDPB.

Ketua Bawaslu Kota Batam dalam penyampaiannya menegaskan bahwa saat ini tahapan PDPB sedang berjalan, dan Partai Demokrat dinilai telah menunjukkan kesiapan dengan melakukan pengisian data hingga tahap pleno semester II, meskipun masih terdapat beberapa data yang perlu dilengkapi. Ia juga menyampaikan bahwa partisipasi partai politik secara umum masih belum maksimal, sehingga Bawaslu berinisiatif melakukan silaturahmi dan koordinasi untuk mengingatkan pentingnya pembaruan data melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

Dalam penyampaiannya, Jazuli menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi serta memberikan pemahaman terkait perkembangan data partai hingga tingkat kecamatan, yang diharapkan dapat menjadi dasar dalam meningkatkan edukasi politik kepada masyarakat.

Selain itu, diperkenalkan pula JDIH sebagai sarana untuk mengakses berbagai produk hukum yang diterbitkan oleh Bawaslu, guna mendukung pemahaman regulasi bagi partai politik.

Dalam diskusi tersebut, turut dibahas isu pengawasan politik uang, pengawasan di media sosial dan netralitas ASN.

Menanggapi hal ini, perwakilan Bawaslu, Zainal, menjelaskan bahwa upaya pengawasan tidak hanya berfokus pada politik uang, tetapi juga mencakup aspek lain seperti netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia juga menyoroti keterbatasan kewenangan pengawas serta kompleksitas relasi antara peserta pemilu dan pemilih dalam konteks politik uang.

Pandangan lain disampaikan oleh Reza yang menyoroti target kemenangan, basis suara, serta fenomena politik uang yang dinilai memiliki akar pada kebutuhan ekonomi dan sistem pemilu yang ada. Ia juga mempertanyakan efektivitas pendidikan politik serta keterbatasan sumber daya pengawasan dibandingkan dengan besarnya dana kampanye. 

Dalam hal ini ditegaskan bahwa pendidikan politik merupakan tanggung jawab partai politik sebagaimana diatur dalam undang-undang.

Ketua Bawaslu turut menambahkan bahwa pengawasan di media sosial akan terus ditingkatkan melalui inovasi dan penguatan sistem, sesua dengan aturan.

Sebagai penutup, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Batam berharap ke depan seluruh pihak dapat lebih serius dan aktif dalam mengikuti setiap tahapan, sehingga dapat menjadi langkah antisipatif dalam menghadapi dinamika pemilu mendatang, khususnya di Batam.

Penulis: Elza Safitri

Foto: Sahat F Rivai

Editor: Budiyanto