Ketua Bawaslu Batam: Loyalitas Harus Berpihak pada Lembaga, Bukan Individu
|
Batam - Memasuki fase penting pengawasan kepemiluan, Ketua Bawaslu Kota Batam Antonius Itoloha Gaho mengajak seluruh jajaran sekretariat memperkuat kolaborasi, disiplin, dan rasa memiliki terhadap lembaga. Pesan itu disampaikannya saat memimpin apel pagi di lingkungan Bawaslu Kota Batam, Senin (29/6/2026), di halaman Kantor Bawaslu Kota Batam.
Dalam arahannya, Antonius menegaskan bahwa saat ini Bawaslu Kota Batam tengah mengawal dua agenda strategis, yakni Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan dan pengawasan terhadap tahapan yang berkaitan dengan administrasi kepemiluan. Menurutnya, keberhasilan pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab pimpinan, tetapi membutuhkan dukungan seluruh jajaran sekretariat.
"Kita sedang memasuki tahapan yang penting. Saya mengajak seluruh teman-teman untuk bersama-sama mengawal proses ini agar berjalan sesuai regulasi. Peran setiap pegawai sangat dibutuhkan untuk memastikan seluruh tahapan terlaksana dengan baik," ujarnya.
Antonius juga mengingatkan seluruh pegawai mengenai pelaksanaan kebijakan Work From Home (WFH) yang mulai diterapkan dua hari dalam sepekan. Ia menegaskan bahwa WFH bukanlah ruang untuk mengurangi produktivitas, melainkan bentuk penyesuaian pola kerja yang tetap menuntut tanggung jawab dan profesionalisme.
"WFH adalah work from home, bukan healing from home. Tetap manfaatkan waktu tersebut untuk menyelesaikan pekerjaan dan menjaga komunikasi agar pelayanan serta tugas kelembagaan tetap berjalan optimal," tegasnya.
Lebih jauh, Ketua Bawaslu Kota Batam mengajak seluruh pejabat struktural dan staf membangun budaya kerja yang dilandasi saling menghormati, komunikasi yang baik, dan semangat kebersamaan. Menurutnya, seorang pemimpin tidak hanya dituntut mampu mengarahkan pekerjaan, tetapi juga merangkul berbagai karakter dalam tim agar tetap bergerak menuju tujuan yang sama.
Ia juga mengingatkan bahwa loyalitas setiap pegawai harus ditempatkan pada lembaga, bukan kepada individu yang sedang memimpin. Baginya, pimpinan memiliki masa jabatan yang terbatas, sementara lembaga akan terus berjalan dan membutuhkan aparatur yang menjaga integritasnya.
"Komisioner hanya memiliki masa pengabdian sesuai periode jabatan. Namun lembaga ini akan terus ada. Karena itu, loyalitas kita harus kepada Bawaslu, kepada institusi, bukan kepada pribadi siapa pun. Dengan rasa memiliki terhadap lembaga, kita akan terus menjaga marwah dan kualitas kerja bersama," ungkap Antonius.
Apel pagi tersebut menjadi ruang konsolidasi internal untuk menyamakan langkah menghadapi berbagai agenda kelembagaan yang sedang berjalan. Selain penyampaian arahan, kegiatan juga dimanfaatkan sebagai penguatan komitmen bersama dalam menjaga disiplin, meningkatkan koordinasi antarbidang, serta memperkuat budaya kerja yang profesional.
Hadir dalam apel tersebut Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Batam Esther Irianti Lombogia, para pejabat struktural, serta seluruh jajaran sekretariat Bawaslu Kota Batam. Di halaman kantor yang sederhana itu, pesan tentang loyalitas tidak berhenti sebagai kalimat yang diucapkan melalui pengeras suara. Ia menjelma menjadi pengingat bahwa lembaga dibangun bukan hanya oleh aturan, melainkan oleh orang-orang yang memilih untuk merawatnya setiap hari, dengan kerja, integritas, dan kebersamaan.
Penulis dan editor: Budiyanto
Foto: Septiadi