Lompat ke isi utama

Berita

Zulhadril: Kelembagaan Bawaslu Harus Diperkuat dengan Tata Kelola dan Integritas

Zulhadril menyampaikan materi melalui Zoom Meeting di hadapan Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Batam, jajaran sekretariat, serta perwakilan komunitas pengawas partisipatif.

Zulhadril menyampaikan materi melalui Zoom Meeting di hadapan Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Batam, jajaran sekretariat, serta perwakilan komunitas pengawas partisipatif.

Batam - Kelembagaan yang kuat tidak cukup dibangun dengan banyaknya kegiatan. Di balik setiap program, keputusan, dan pekerjaan, terdapat tata kelola yang harus tertib serta integritas yang harus dijaga. Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau Zulhadril Putra menekankan hal tersebut saat menjadi narasumber dalam kegiatan Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan Bawaslu Kota Batam, Rabu (16/9/2026).

Zulhadril menyampaikan materi melalui Zoom Meeting di hadapan Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Batam, jajaran sekretariat, serta perwakilan komunitas pengawas partisipatif. Menurutnya, penguatan tata kelola menjadi penting seiring dinamika kelembagaan yang semakin kompleks dan tuntutan publik terhadap kinerja Bawaslu yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Ia menegaskan bahwa tata kelola bukan semata persoalan administrasi. Tata kelola merupakan cara lembaga memastikan setiap pekerjaan memiliki arah yang jelas, dilaksanakan sesuai aturan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Karena itu, Zulhadril menempatkan kepatuhan, akuntabilitas, transparansi, efektivitas, profesionalitas, dan integritas sebagai prinsip utama dalam menjalankan organisasi.

Setiap tindakan dan keputusan, menurutnya, harus berpedoman pada ketentuan hukum. Setiap pekerjaan harus memiliki pertanggungjawaban. Sementara keterbukaan dan penggunaan sumber daya harus tetap berjalan sesuai aturan dan kebutuhan organisasi.

Di antara prinsip tersebut, integritas menjadi fondasi yang tidak dapat ditawar. Integritas menjaga independensi, etika, sekaligus marwah lembaga pengawas pemilu.

“Bawaslu yang kuat dibangun dari tata kelola yang tertib, koordinasi yang solid, SDM yang profesional, dan integritas yang dijaga bersama,” menjadi penekanan Zulhadril dalam pemaparannya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pekerjaan kelembagaan tidak hanya dinilai dari hasil yang terlihat. Ada proses yang harus tertib, ada keputusan yang harus memiliki dasar, dan ada setiap pekerjaan yang harus meninggalkan bukti pertanggungjawaban.

Kegiatan Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan Bawaslu Kota Batam dilaksanakan di ruang rapat Kantor Bawaslu Kota Batam dengan menghadirkan Ketua Bawaslu Kepri Zulhadril Putra melalui Zoom Meeting dan Ketua KPU Kepri Indrawan Susilo Prabowoadi secara langsung sebagai narasumber.

Pada akhirnya, lembaga yang dipercaya publik bukan hanya lembaga yang sibuk bekerja, melainkan lembaga yang mampu menjelaskan bagaimana pekerjaan itu dilakukan. Sebab integritas bukan hiasan di dinding kantor; ia harus terlihat dalam setiap keputusan, setiap dokumen, dan setiap tanggung jawab yang dijalankan.

Penulis dan foto: Budiyanto